Kamis, 20 Oktober 2016

Jangan Kotori Gunung Kita

Empat tahun terakhir,keheningan gunung-gunung di Indonesia diusik hiruk pikuk manusia. Gunung mendadak ramai oleh derap langkah kaki dan suara pendaki. Meledaknya film 5 cm disebut-sebut menjadi pemicunya. Tentu kita tak dapat menyalahkan film yang diadaptasi dari novel karya Doni Dhirgantoro ini. Film ini bukan menceritakan tentang pendakian gunung,melainkan persahabatan,yang dibungkus adegan mendaki gunung Semeru.
Meskipun adegan mendaki di film ini terdapat banyak kesalahan yang menurut saya fatal.
Adalah jamak kita temui,tiap akhir pekan,apalagi long weekend,banyak orang berbondong-bondong ke gunung. Tua-muda,pria- wanita. Namun,dibalik ramainya gunung,kadang kita temui sampah yang bertebaran di sepanjang jalur pendakian. Bungkus mie,kertas tisu,adalah pemandangan biasa sekarang ini. Ini tentunya menjadi keprihatinan kita sesama pegiat alam bebas. Gunung yang dulunya bersih,sepi,kini ramai namun kotor.
Kecuali terjadi bencana atau peningkatan aktivitas,rata-rata gunung di Indonesia ditutup dari pendakian pada bulan Januari-April. Penutupan jalur pendakian bertujuan untuk memulihkan vegetasi dan membersihkan jalur. Semua orang,entah itu pecinta alam,pendaki gunung,atau orang biasa tentu senang bila alam kita asri. Penutupan jalur pendakian untuk membersihkan gunung tak akan berarti apapun jika orang yang pergi ke gunung tidak peduli akan kebersihan tempat 'bermain' kita. Kesadaran dari masing-masing pihak sangat diperlukan,untuk menjaga kelestarian alam yang kita cintai.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar